Bauksit Guinea dapat menggantikan larangan Indonesia, kata Antaike dari China
Commodities

Bauksit Guinea dapat menggantikan larangan Indonesia, kata Antaike dari China

26 November (Reuters)Kemungkinan larangan ekspor bauksit dari Indonesia segera tahun depan akan berdampak kecil pada industri aluminium China karena pasokan alternatif yang melimpah dari Guinea tersedia, kata lembaga penelitian China yang didukung negara, Antaike.

Presiden Indonesia Joko Widodo pada hari Rabu mengatakan negara Asia Tenggara itu dapat berhenti mengizinkan ekspor bauksit, bijih aluminium utama, mulai tahun 2022 karena tampaknya akan memproses lebih banyak sumber dayanya di dalam negeri.

Jakarta sebelumnya melarang ekspor bauksit pada tahun 2014, yang sebelumnya Indonesia adalah pemasok terbesar China, hanya untuk memungkinkan mereka untuk melanjutkan pada tahun 2017.

“Jika Indonesia kembali membatasi ekspor bauksit, surplus kapasitas bauksit Guinea dapat menutupi kekurangan Indonesia sepenuhnya,” tulis Antaike dalam catatan Kamis malam.

Proyek pertambangan bauksit yang diinvestasikan China di negara Afrika Barat itu memiliki kapasitas produksi tahunan lebih dari 100 juta ton, katanya, seraya menambahkan bahwa hampir semua material dikirim ke China, di mana disuling menjadi alumina, zat yang digunakan untuk membuat logam aluminium.

China, pembuat aluminium top dunia, mengimpor lebih dari 91 juta ton bauksit pada Januari-Oktober. Indonesia adalah pemasok terbesar ketiga dengan pangsa 15%, di belakang Guinea dan Australia.

Impor dari Guinea diperkirakan akan mencapai 58 juta ton tahun ini dan masih ada banyak ruang untuk peningkatan lebih lanjut, kata Antaike.

(Laporan oleh Tom Daly; Penyuntingan oleh Sandra Maler)

(([email protected]; +86 10 5669 2119;))

Pandangan dan pendapat yang diungkapkan di sini adalah pandangan dan pendapat penulis dan tidak mencerminkan pandangan dan pendapat Nasdaq, Inc.

Posted By : angka keluar hk